Kamis, 01 September 2016

Cara Tambah RAM Android

Standard
Hadir kembali bareng gw Ngabdul Muhyi :v
udah lama nih gw ngga nyentuh ini blog, faktor GALAU cuy...
Kemaren sempet pindahan juga, dari domain (dot)com jadi blogspot(dot)com lagi, ya tapi untuk sementara doang, duit lagi nipis..

Oke, langsung aja dah, kali ini gw mau bahas soal ANDROID dulu yak, soal fotografi lain kali lagi, lagi agak vakum juga di dunia poto :D

Siapa sih yg ngga kenal sama ANDROID ? gw rasa udah pada tau semua lah yah yg namanya android, baik itu kekurangan maupun kelebihannya dibanding OS yg lain.. kalo buat gw sendiri gw lebih memilih android dibanding yg lain, karena gw lebih bisa banyak belajar buat ngembangin aplikasi walaupun berbekal ilmu otodidak :v

yaa, OS yang ini saat ini memang sangat booming di seluruh dunia, apalagi indonesia, apalagi sekarang HP dengan OS Android sudah murah - murah dan terjangkau oleh pelajar, haha

mungkin buat yang mau beli produk HP ANDROID MERK INDONESIA KELAS DUNIA bisa cari referensi DISINI

Okeh, langsung ke topik pembahasan,
banyak banget yang tanya dan minta trik buat android biar loadingnya itu cepet alias gag lemot, oke langsung disimak saja berikut ini :D (amburadul deh bahasanya) :p

perlu diketahui, sebenernya trik ini bukan menambah RAM Android, tetapi membantu kerja RAM Android dengan SD Card, soalnya RAM itu nggak bakal bisa ditambah, kecuali ganti mesin :P



Install Swapper for Root

Install Swapper for Root untuk menambah virtual memory yang berfungsi membantu kerja RAM android dengan Memory Card. Swapper for Root tidak memerlukan partisi pada SD Card melainkan aplikasi ini menggunakan space memori eksternal untuk menyimpan swap file.
  • Pastikan Android Anda sudah dalam keadaan rooted
  • Download Swapper for Root kemudian install
  • Buka Swapper
  • Centang active swap on boot
  • Pilih SD Card FAT Partition pada Swap File Partition
  • Isi value dengan kapasitas swap RAM yang Anda kehendaki
  • Besar kapasitas swap RAM tergantung dengan besar free space memori eksternal
  • Save
  • Tunggu hingga swap file selesai dibuat
  • Reboot perangkat Android Anda

Install SD-Booster

Fungsi SD-Booster menaikkan kecepatan SD Card dalam membaca atau menulis data (R/W). Prinsipnya sama halnya dengan overclock, namun ini bukanlah CPU melainkan SD Card.
  • Pastikan Android Anda sudah dalam keadaan rooted
  • Download SD-Booster kemudian install
  • Buka SD-Booster
  • Isi cache size antara 1 hingga 8192, disarankan 1024 atau 2048
  • Tekan gambar centang hijau

Pasang Juwe RAM Script

Juwe RAM Script merupakan script pengatur RAM terbaik di Android. Script ini dapat mengoptimalkan performa, mempercepat kinerja Android dan mampu menghilangkan lag.

Meski sekarang Juwe RAM Script sudah di aplikasikan / sudah ditanam di aplikasi RAM Manager, namun tidak bisa dipungkiri Juwe RAM Script dapat menyeimbangkan penggunaan RAM, multitastking, lag, dimana Anda akan tetap mendapatkan cukup banyak free memory jika menggunakan RAM script ini.

Cara install Juwe RAM Script melalui CWM Recovery
  • Pastikan CWM Recovery sudah terinstall di perangkat Android Anda
  • *Referensi install CWM Recovery bisa di cari di search engine
  • Download Juwe RAM Script, simpan di SD Card, taruh dibagian luar
  • Buka CWM Recovery Anda
  • Pilih install zip from sd card
  • Arahkan ke Juwe RAM Script
  • Install
Cara install Juwe RAM Script secara manual
  • Pastikan Android Anda sudah dalam keadaan rooted
  • Pastikan init.d sudah aktif. Jika belum, lu bisa di blog gw yg satu DISINI
  • *Peringatan! Folder init.d tidak bisa dibuat hanya dengan membuat folder yang diberi nama init.d secara manual. Folder init.d terhubung dengan system. Jika Anda asal membuat folder init.d, itu tidak akan berfungsi
  • Download Juwe RAM Script dari link diatas
  • Ekstrak file tersebut, ambil file bernama S97ramscript didalam folder /system/etc/init.d
  • Pindahkan file tersebut ke folder /system/etc/init.d menggunakan file manager yang mendukung akses root seperti Root Explorer
  • Rubah permissionnya menjadi rwxr-xr-x
  • Reboot perangkat Android Anda
FYI
ini artikel gw copy dari blog gw yg satu ZiEVeR 0930
Maaf juga kalo link link diatas masih gw recehin, males ngubahnya..
sebenernya di blog gw yg ini gw pengen semuanya free tanpa link receh ataupun jebakan batman, tapi buat artikel yg satu ini mohon dimaafkan.. hehehee

oke sekian dulu, lain kali gw apdet lagi ini blog..
thanks buat semuanya yg udh respect sama ini blog,
kalian semua bisa kontak gw kalo mau tanya2, gw orangnya terbuka untuk umum...
hihihihihi
Email aja ke gw :
ngabdulmuhyi@gmail.com
or YM gw
ngabdulmuhyi@yahoo.com

Kamis, 30 Juli 2015

Aplikasi DSLR untuk Belajar Fotografi

Standard
Fotografi bisa dibilang hobi yang mahal buat orang yang isi dompet dan tabungan ngepres kayak gue :D tapi bukan jadi masalah buat orang - orang yang berduit banyak :D

Walaupun sekarang harga kamera DSLR sudah terjangkau, dan handphone - handphone banyak yang menawarkan fitur kamera bagus dan mahal bukan lagi alasan buat loe yang hobi fotografi, tapiii gue yakin kalo loe moto gak pake SLR / DSLR masih ngerasa kurangggg.. ya gak ?

Naahh disini gue bakal share buat loe yang pengen Belajar Fotografi dengan Mudah dan Murah ! :D
Namanya Canon Explains Exposure, sebuah situs milik Canon yang nyediain aplikasi buat kita belajar Segitiga Exposure (Hal paling dasar yang harus dipahami dalam fotografi) dan dasar - dasar fotografi lainnya, (untuk artikel Fotografi bisa baca - baca DISINI )


Oke langsung saja yang mau belajar bisa langsung menuju ke situs Canon Explains Exposure

Semoga bermanfaat yaaa..

Salam Jepret :)

Sabtu, 04 Juli 2015

11 Tips Foto Dengan Smartphone

Standard
2353589363_07b284fe16

Handphone adalah alat yang selalu kita bawa kemana – kemana, bukan hanya karena fungsinya sebagai alat komunikasi namun juga karena ia memiliki kemampuan ‘super’; pemutar mp3, GPS, perekam, organizer dan tentu saja kamera.

Dengan terus bertambahnya kemampuan kamera handphone (megapiksel, kualitas lensa dan adanya flash), frekuensi dan jumlah penggunanya juga semakin banyak. Sayangnya, hasil foto menggunakan kamera ini masih tetap terbatas. Bukan semata karena kualitas kamera namun juga mungkin cara kita menggunakannya.

Ini adalah 11 tips yang bisa anda pakai untuk memaksimalkan kualitas foto dari kamera handphone, apapun merk handphone anda, silahkan:
  • Jangan gunakan zoom, mendekatlah ke obyek foto
  • Kamera handphone cenderung memperkecil obyek foto, jadi selalu usahakan agar anda memotret dari jarak yang cukup sehingga keseluruhan obyek bisa memenuhi frame tanpa harus menggunakan zoom. Zoom akan menurunkan resolusi foto anda secara keseluruhan dan membuat foto tidak tajam.

  • Pastikan cahaya yang menerangi obyek mencukupi
  • Kamera hanphone tidaklah sesensitif mata kita yang bisa melihat di keremangan. Usahakan selalu agar cahaya yang menerangi obyek foto mencukupi, hasil foto outdoor cenderung lebih bagus dibanding indoor. Jika tersedia, gunakan flash saat memotret indoor. Namun harus diingat bahwa jarak efektif flash adalah sekitar 2-3 meter, jadi jangan berharap kita bisa menerangi seisi ruangan dengan flash.

  • Pegang handphone se-stabil mungkin
  • 2095094840_1a0c27fa75_m

    Semakin stabil kamera semakin bagus foto kita. Jadi usahakan selalu agar tangan kita tenang saat mengambil foto. Jika perlu, manfaatkan benda yang lebih stabil sebagai sandaran, misalnya pohon atau tembok sehingga membantu kestabilan tangan.

  • Pahami Komposisi
  • 175669860_2c90793880_m

    Pengetahuan tentang komposisi yang bagus akan membantu kita memotret dengan lebih baik. Cobalah baca tips komposisi singkat ini. Namun jangan terpaku, seperti kata para fotografer tenar bahwa dalam aturan pertama dalam fotografi adalah tidak ada aturan,  yang ada adalah selera.
  • Cobalah memotret dari tempat yang tidak biasa
  • Foto yang dibuat dari sudut yang biasa-biasa saja maka hasilnya juga akan biasa-biasa saja. Untuk itu cobalah memotret dari sudut yang tidak biasa, misalnya dari bawah obyek seperti contoh di bawah.

  • Pilih resolusi tertinggi
  • Resolusi tertinggi berarti foto yang dihasilkan memiliki detail lebih banyak dan bisa dicetak lebih besar. Jika kamera memberi pilihan resolusi, pilihlah resolusi tertinggi. Juga resolusi tinggi juga berarti ukuran file yang lebih besar, ini menjadi pertimbangan bagi pemilik handphone dengan kapasitas memory terbatas atau misalnya foto akan dikirim maka akan membutuhkan waktu transfer lebih lama.

  • Pastikan lensa selalu bersih
  • Sebaik apapun kita memotret dan sebagus apapun obyek foto tapi jika lensa kita kotor maka hasilnya pastilah jelek. Mengingat handphone kita lama berada di kantong maka kotoran kelamaan akan menempel di lensa kamera, oleh karena itu secara berkala bersihkan lensa dari kotoran. Gunakan kain lembut untuk membersihkan, tak perlu cairan apapun. Jika terkena minyak, gunakan cairan pembersih LCD atau kacamata.

  • Kenali waktu jeda shutter
  • Kamera handphone memiliki apa yang disebut shutter lag, yakni waktu jeda antara saat kita memencet dan saat kamera mulai mengambil foto. Kenali waktu jeda ini dengan baik supaya tangan kita tetap tenang sesaat setelah kita menekan shutter.

  • Hindari mengedit foto dari handphone
  • Handphone memiliki beberapa fitur pengolahan foto bawaan yang cukup menarik (dan lucu-lucu), namun jika anda cukup tahan godaan dan rela kerepotan mengolah foto di komputer, maka hasilnya akan jauh lebih bagus dan kita akan memiliki keleluasaan kreatif yang lebih besar nantinya ketika mengolah foto di komputer.

  • Foto sesering mungkin
  • Kita harus bersyukur hidup di jaman digital sehingga berapapun kita memotret, kita tidak perlu mengeluarkan ongkos ekstra. Bayangkan jika anda memotret menggunakan film, berapa roll yang harus dibeli? Karena itu, jangan sungkan dan ragu, potretlah sebanyak dan sesering mungkin, semakin banyak kita memotret semakin banyak pula hasil yang bagus.

  • Jangan beri efek di handphone, beri efek di komputer
  • Kebanyakan handphone melengkapi dirinya dengan aplikasi tertentu yang memungkinkan kita mendapat efek seperti yang kita maui, misalnya hitam-putih, crop, sephia dll. Namun untuk mendapatkan hasil terbaik, gunakan software photo editor pilihan anda.
kredit foto; atas: FaceMePLS, tengah: Bram & Vera dan bawah: Bohman

6 Teknik Shutter Speed Kreatif Pada Fotografi Landscape

Standard
Ada banyak cara untuk menambah ekspresi dan mood pada hasil foto landscape, kadang cukup dengan mengubah parameter shutter speed kita bisa memperoleh variasi foto yang kaya dan lain dari foto kebanyakan. Berikut diantaranya:

1. Shutter Speed Kreatif  Pada Foto Landscape: Air Terjun

Air terjun slow shutter speedf/22, 2,5 detik, ISO 100, 22mm

Cara paling dramatis memotret air terjun, atau aliran air adalah dengan menggunakan shutter speed yang super lambat. Perhatikan pada foto diatas, setting aperture pada f/22 dan ISO 100 digunakan untuk memperoleh shutter speed yang hanya 2,5 detik, sehingga air terlihat seperti kapas. Saat mendung menggelayut (yang artinya shutter speed lambat), cobalah cari air terjun atau sungai yang cukup bersih dari sampah lalu gunakan teknik ini. Lebih ideal lagi kalau anda punya filter ND dan polarisasi, tapi itu bukan syarat mutlak. Jangan lupa, untuk shutter speed serendah ini, bawa tripod.

4634632088 67ec905b16 bf/22, 1 detik, ISO 100, 20mm

2. Shutter Speed Kreatif Pada Foto Landscape: Jejak Lampu

Membuat foto jejak lampu (light trail, traffic trail) pas dilakukan saat malam atau remang. Hindari jalan yang terlalu macet, karena berapapun lambatnya shutter yang  digunakan, lalu-lintas yang macet tidak bergerak tidak akan menghasilkan foto light trail yang keren. Teknik membuat foto jejak lampu, sudah saya bahas disini, silahkan dilongok.

Medium 6008840604f/16, 30 detik, ISO 100, 35mm

3. Shutter Speed Kreatif Pada Foto Landscape: Buih Laut/Aliran Air Sungai

Kalau anda memiliki filter ND, anda bisa mencoba teknik ini saat sore hari. Cobalah memotret ombak lautan (aliran air sungau kalau laut jauh dari jangkauan) dengan menggunakan shutter speed 5 detik atau lebih lambat, dengan begitu ombak dilautan akan terlihat seperti kapas lembut atau bahkan kabut super lembut. Semakin lambat shutter speed anda, riak dan gelombang akan makin terlihat dramatis dan makin mirip seperti kabut atau bahan pualam yang mengkilap. Kalau anda punya filter ND “big stopper” yang mampu memangkas 3 sampai 10 stop cahaya, efek pualam tadi akan mudah dicapai.

Medium 15357738678f/8, 10 detik, ISO 200, 26mm

Medium 9517928523f/11, 10 detik, ISO 100, 55mm

Large 8337681026f/8, 25 detik, ISO 200, 23mm

4. Shutter Speed Kreatif Pada Foto Landscape: Membekukan Ombak

Kebalikan dengan teknik pada nomor 3 diatas, kali ini kita mencoba menggunakan shutter speed tercepat yang kita punya. Kalau memperoleh shutter speed lambat tidak bisa (memotret disiang hari atau tak membawa filter), jangan jadikan halangan, gunakan yang cepat. Saat memperoleh shutter speed diatas 1/250 detik, kreatiflah dengannya. Hentikan dan bekukan ombak, aliran air, riak air atau gerakan air apapun dengan kecepatan tersebut. Saat menggunakan teknik ini, makin panjang rentang fokal lensa anda serta makin canggih kemampuan anda menangkap momen, makin dramatis foto anda.

6717868175 89997dabfa zf/3.5, 1/300 detik, 75mm

Large 15913327227f/3.5, 1/1600 detik, iso 100, 190mm

5. Shutter Speed Kreatif Pada Foto Landscape: Foto Star Trail

Foto star trail alias jejak bintang membutuhkan banyak prasyarat: langit yang cerah, udara bebas polusi dan kesabaran yang tinggi, namun hasilnya memang priceless. Teknik ini dilakukan dengan membuka shutter kamera dalam periode yang lama dan berulang-ulang (untuk stacking, nantinya. Saya pun telah membahas teknik foto strat trail disini kalau anda tertarik mendalami lebih detail.

14921830910 273f28314b zf/2.8, 1200 detik x 3 stacking, ISO 100, lensa fisheye.

6. Shutter Speed Kreatif Pada Foto Landscape: Zooming

Teknik terakhir yang layak dicoba saat memotret landscape adalah teknik panning dan zooming pada obyek bergerak. Bagaimana melakukan teknik zooming telah ditulis disini. Dengan teknik ini, kita menggunakan kecepatan shutter sekitar 1 detik sampai dengan 5 detik, semua bergantung pada kreatifitas anda. Saat memotret landscape, teknik ini bisa dicoba pada pohon, apalagi saat anda menemukan corak dedaunan yang menarik atau bunga-bungaan yang menarik.

15283692270 9fb5a2ebeb zf/16, 3,2 detik, ISO 200, 18mm

Medium 69470705f/22, 1/8 detik, ISO 100, 18mm


Nah, selamat mencoba dan having fun dengan salah satu teknik diatas saat anda berburu foto landscape. Beberapa foto karya: Keith T. Robinson, Highways Agency,ClifB, Jason Carpenter, kzamani, chris kuga, jimchou69, Elf-8, Steve Crane

Tips Foto Light Trail

Standard
Light Trails
Light Trails oleh Mark McGowan. 30 detik, f/10, ISO 200
Foto light trails alias jejak lampu adalah foto dengan obyek utama lampu kendaraan yang terlihat mengekor panjang mengikuti bentuk jalan. Foto jejak lampu lumayan populer sebagai bentuk eksperimen bagi pehobi fotografi. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana menghasilkan foto light trails yang bagus.

Peralatan


Untuk memotret light trails kita membutuhkan kamera dengan fitur kontrol manual, dimana kita bisa mengatur exposure dengan mengubah-ubah salah satu dari ketiga komponen segitiga eksposure.
Anda bisa menggunakan kamera DSLR, mirrorless atau bahkan pocket asal kamera pocket tersebut menyediakan fitur yang saya maksud diatas. Paling tidak, anda membutuhkan kamera yang mengijinkan kontrol shutter priority.
Apa saja alat tambahan dan aksesoris yang diperlukan:
  1. Tripod. Wajib!, kecuali anda rela jika garis lampu yang dihasilkan nantinya kelihatan tidak lurus
  2. Lens hood, tidak wajib namun penting untuk mengurangi flare yang bisa muncul saat lensa terkena sorot lampu kendaraan
  3. Remote shutter, baik yang wireless maupun yang bentuknya kabel

Teknik Dasar

Secara prinsip, foto jejak lampu dihasilkan dengan kamera merekam pergerakan lampu mobil/motor dijalan saat malam hari. Karena durasi exposure yang cukup lama (beberapa detik), maka pergerakan lampu tersebut muncul sebagai garis cahaya yang menyusuri jalan.
M25 Light Trails
M25 Light Trails oleh atache. 30 detik, f/22, ISO 200

Rekomendasi Setting Kamera

Berikut ini setting yang saya rekomendasikan:
  • Gunakan mode shutter priority
  • Set shutter speed lebih lama dari 6 detik. Bereksperimenlah dengan shutter speed, sesuaikan sampai anda puas dengan penampakan light trails yang dihasilkan, karena tampangnya di foto bisa bervariasi tergantung kecepatan kendaraan yang melintas. Jangan lupa, masih ada opsi untuk menggunakan mode bulb kalau anda ingin bereksperimen lebih jauh
  • Matikan flash !!
  • Gunakan ISO yang rendah
  • Matikan fitur High ISO Noise Reduction (atau apapun istilahnya dikamera anda), fitur ini bisa memperlambat kamera memproses foto
  • Perhatikan komposisi foto anda. Teknik bisa oke, namun komposisi wajib diperhatikan. Bentuk jalan akan sangat mempengaruhi bentuk jejak lampunya. Carilah bentuk jalan atau carilah angle sehingga bentuk jalan terlihat menarik
  • Untuk jenis foto seperti ini, gunakan manual fokus atau tetapkan titik fokus di posisi infinity, gunakan depth of field yang tidak terlalu sempit

Tips Light Trail Lanjut

Berikut ini beberapa masalah yang sering muncul saat memotret light trails berikut solusinya:
  • Foto jejak lampu yang baik membuat mobil/motor menghilang dari foto. Kalau mobil/motor masih terlihat, berarti exposure anda kurang lama. Buat shutter speed yang lebih lama sampai mobil/motor tidak tampak lagi
  • Sama, kalau jejak lampu di foto anda putus-putus. Berarti setting shutter speed anda masih kurang lama
  • Kalau terjadi overexposure – foto terlalu terang, turunkan nilai aperture (contoh: dari f/4 ke f/8). Begitupula sebaliknya.
Sumber : Belfot

6 Tips Membuat Foto Bokeh Dahsyat

Standard
2011/09/24 Galya *photo fro the series "Butterflies' autumn tale"*

Belajar Fotografi sudah mengulas secara dasar mengenai apa itu foto bokeh dan bagaimana cara menghasilkannya. Sekedar mengulang secara singkat, bokeh pada intinya adalah ukuran kualitas blur yang membuat obyek terpisah dari background-nya. Mata kita senang saat melihat foto dengan backgorund yang kabur secara lembut, creamy dan cantik. Salah satu pertanyaan yang paling sering dikirim pembaca adalah, kok bokeh saya masih kurang bagus sih? apa yang salah?

Ada enam faktor utama yang sangat mempengaruhi kualitas foto bokeh kita, penuhi keenamnya maka anda akan mendapatkan bokeh dengan kualitas jempol.

1. Gunakan aperture besar.

Bokeh berasal dari lensa bukan dari kamera. Oleh karena itu, hal terpenting yang harus dilakukan adalah setting aperture lensa anda pada bukaan yang besar (terbesar yang diijinkan situasi pemotretan – aperture maksimal). Anda bisa melakukannya dengan menggunakan mode Aperture Priority dan mengubah f kedalam nilai terkecil (putar ring aperture berlawanan arah jarum jam). Baca kembali tentang aperture & depth of field.
Dalam settingan ini secara praktis kita menurunkan depth of field menjadi shallow/dangkal.

2. Kurangi jarak antara kamera dengan obyek foto.

Semakin dekat kita berdiri dari obyek foto, semakin blur background-nya. Semakin dekat obyek foto, fokus lensa juga semakin dekat dan depth of field akan makin menyempit. Cobalah lakukan ini: acungkan jari telunjuk anda didekat gelas yang jauhnya kira-kira 50 cm didepan anda, fokuskan mata anda pada telunjuk, sekarang gerakkan telunjuk tadi mendekat mata anda. Makin dekat telunjuk dengan mata, gelas dibelakangnya akan makin kabur bukan?

3. Jauhkan jarak antara obyek dan background-nya.

Saat anda memotret teman dan ingin menghasilkan bokeh yang bagus, maka semakin jauh teman tadi dari background dibelakangnya, semakin bagus bokeh yang anda dapatkan. Lihatlah foto dibawah ini, daun yang paling dekat kamera masih terlihat tajam. Tapi semakin menjauh dari kamera, semakin kabur. Sementara daun dengan warna hijau dibelakang sana terlihat kabur sekali.
foto bokeh daun

4. Gunakan focal length terpanjang.

Saat anda memakai lensa zoom, gunakan focal length terpanjang untuk makin memisahkan obyek utama dengan background-nya. Sebagai contoh: saat anda menggunakan lensa maut 70–200 mm, set focal length di posisi 200mm untuk menghasilkan bokeh yang bagus.
Kalau di tas anda tersimpan lensa 300mm, lensa 18–200mm, lensa 14–24mm, pilihlah lensa terpanjang (300mm) kalau tujuan anda menghasilkamn foto bokeh yang maut.

5. Pilih lensa dengan kualitas optik terbaik yang mampu anda beli.

Kualitas bokeh juga sangat dipengaruhi oleh kualitas optik lensa yang kita pakai. Katakanlah anda memilik dua lensa yang focal length maksimalnya sama, contoh: lensa 18–20mm/f5.6 dan lensa 70–200mm/f2.8, karena kualitas optik lensa 70–200mm (biasanya) jauh lebih superior dibandingkan lensa 18–200mm (sehingga harganya juga berlipat-lipat lebih mahal). Maka gunakan lensa 70–200mm tadi, dan sebisa mungkin pakailah di aperture f/2.8.

6. Gunakan lensa prime

Karena makin besar aperture makin bagus pula bokehnya, jika anda memiliki lensa prime, pakailah. Lensa prime atau prime lens atau fixed lens, adalah lensa yang memiliki focal length tunggal alias lensa yang tidak bisa di-zoom. Lensa prime biasanya menghasilkan foto bokeh yang sangat bagus karena memilki bukaan aperture yang sangat besar, tipikal lensa prme adalah 50mm f/1.4, 85mm f/1.4 atau varian murahnya 50mm f/1.8 dan 85mm f/1.8.

Sumber : Belfot

20 Tips Komposisi Agar Foto Keren

Standard
Komposisi fotografi, seperti halnya komposisi dalam bidang seni apapun adalah ibarat selera akan makanan, semua kembali ke preferensi  masing-masing. Namun begitu, ada beberapa panduan tertentu yang tak lekang waktu dan ikut di amini oleh mayoritas pelaku.

20 Tips komposisi fotografi yang akan anda baca berikut ini lumayan singkat dan tidak bertele-tele,  kami saring dari berbagai sumber dan juga pengalaman. Isinya bukan aturan tapi panduan, karena sekali lagi komposisi adalah masalah selera.

Silahkan nikmati 20 tips singkat ini:
Delineated
  1. Tarik perhatian ke arah subyek utama dalam foto. Manfaatkan warna, bentuk, cahaya atau garis supaya foto tampak kuat dan menyedot perhatianSedot Perhatian
  2. Sederhana, makin sederhana susunan foto anda makin kuat kesan yang ditimbulkan simpel
  3. Kurangi elemen yang tidak seirama. Jika menurut anda ada elemen tertentu yang merusak irama dan keharmonisan foto, singkirkan – tutupi – atau pindahkan sudut pemotretan supaya elemen tersebut hilang irama
  4. Penuhi seluruh isi frame dengan obyek utama. Kadang foto yang kuat kesannya adalah foto yang tanpa background sama sekali Penuhi Frame
  5. Jangan biarkan ruang kosong mendominasi foto. Manfaatkan komposisi framingruang
  6. Cek daerah disekitar garis frame, jangan biarkan ada tangan, kaki atau bagian penting obyek terpotong tanpa alasan kuat
  7. Maksimalkan penggunaan point of view (titik pandang) yang menarik, jangan melulu memotret dari depan subyek Point of view
  8. Jangan lupa rules of thirds. Tarik garis imajiner yang membagi foto menjadi 9 bagian sama besar. Tempatkan obyek utama di persimpangan garis-garisnyarule of third
  9. Saat memotret orang, usahakan selalu agar mata berada diatas garis tengah foto komposisi mata
  10. Bagian paling terang dalam foto adalah bagian yang paling menyedot perhatian mata. Taruh obyek utama disana Sandcastle on Morro Strand State Beach, with Morro Rock visible in background, after sunset 24 Aug 2009
  11. Background lah yang memperkuat kesan. Jadi jangan biarkan background mematikan obyek utama.2985066755_a23e402f28_m
  12. Memotret secara horisontal memperkuat kesan lebar dan secara vertikal memperkuat kesan tinggi
  13. Tajamkan mata untuk mengenali pola yang berulang, manfaatkan  Pola
  14. Tajamkan mata untuk mengenali pola simetri, manfaatkan Simetri
  15. Leading line dan kurva-S selalu menyenangkan dilihat Curve
  16. Untuk memotret anak-anak, jongkoklah. Sejajarkan kamera dengan mata merekaKomposisi anak-anak
  17. Hindari menaruh titik perhatian tepat ditengah-tengah foto
  18. Hindari meletakkan garis horison tepat di tengah foto, usahakan horison ada di sepertiga atas atau bawah
  19. Jangan biarkan garis horison menabrak bagian obyek yang penting
  20. Cek, cek dan cek lagi sesaat sebelum memencet shutter. Pastikan apa yang tampak di viewfinder sesuai keinginan anda

Sumber : Belfot

Tips Foto Star Trail

Standard
of rain

Artikel berisi cara praktis bagaimana memotret star trail alias jejak bintang ini adalah kiriman dari bro Bangun Usahari, silahkan follow Bangun di twitter @bangunusahari.


Tidak banyak basa-basi, langsung saja saya bagi tips memotret star trail seperti yang biasa saya praktekkan. Silahkan:

star Tent

 

Persiapan Memotret Star Trail


Untuk membuat star trail yang harus disiapkan adalah:
  1. kamera, lensa dan tidak kalah penting adalah tripod (tripod wajib)
  2. bateray cadangan
  3. Kabel rilis shutter (shutter remote)
  4. Kompas
  5. Perlengkapan outdoor malam hari: kopi, tenda, jaket
  6. Perbekalan: kopi, camilan (bonus nih)

 

Langkah Foto Star Trail

Alone

Lokasi memotret sangat menentukan hasil foto star trail anda. Usahakan cari lokasi yang bebas dari asap polusi, sehingga hasil foto star trail akan makin cemerlang. Pergilah ke dataran tinggi atau pantai terpencil bila perlu.
Setelah anda sampai di lokasi, berikut ini beberapa tips yang akan membantu anda memotret star trail:
  1. Pasang tenda jika membawa.
  2. Keluarkan senjata ‘kompas’ untuk mengetahui mata angin.
  3. Set kamera di atas tripod bersama lensa dan kabel rilis shutter
  4. Setting kamera di focal terlebar, ISO 1000, Aperture f/3,5 atau lebih besar jika lensa mendukung (f/2.8 is nice) , shutter speed 30 detik dan set fokus di infinity. (Catatan: Nomor 4 adalah yang sering saya lakukan, jangan jadikan sebagai patokan namun pertimbangan. Karena anda harus menyesuaikan lokasi pencahayaan sekitar dan yang paling penting andalah selera fotografer)
  5. Untuk mendapat setengah lingkaran star trail, arahkan kamera anda ke utara/selatan, gunakan kompas
  6. Pencet dan Hold kabel rilis shutter
  7. Saatnya membongkar isi tas jika membawa camilan dan kopi dan mulailah menikmatinya
  8. Ambil sampai 300 kali exposure (frame) terkumpul (itulah gunanya camilan dan kopi bro dan sis…).

Pemrosesan Foto Star Trail Dengan Software

mount

Setelah foto anda terkumpul saatnya melakukan stacking ratusan foto yang anda ambil menjadi foto star strail utuh. Anda dapat menggunakan Photoshop dan atau software khusus yang bisa mengolah foto star trail secara otomatis antara lain ImageStacker, DeepSkyStacker atau StarTrail Stacker.

Jadi dan beres!! Saatnya anda tunjukan pada dunia karya anda!
Sekian Tips singkat dari saya,semoga bermanfaat.

Terimakasih bro Bangun Usahari (@bangunusahari) atas kiriman artikelnya. Anda bisa melihat foto-foto karya Bangun Usahari dengan mengunjungi halaman flickr-nya

Sumber : Belfot

Tips Foto Zoom Blur atau Zoom Burst

Standard
 Foto zoom burst atau zoom blur adalah foto yang dihasilkan dari efek yang sebenarnya cukup simpel. Cukup memutar ring zoom yang ada di lensa sambil mengambil exposure, maka kita akan memperoleh foto ini. Pada foto zoom blur/burst muncul garis-garis blur yang membuat subyek serasa bergerak. Saat dipakai dalam situasi yang tepat, teknik ini bisa membuat kondisi dan subyek yang biasa-biasa saja menjadi istimewa.

tips-foto-zoom-blur

 

Apa Saja Yang Dibutuhkan


Pada intinya kita akan mengubah panjang focal selama kamera dalam proses mengambil foto. Jadi, selama shutter kamera terbuka kita akan memutar ring zoom di lensa secara manual. Jadi, pertama-tama yang kita butuhkan adalah sebuah lensa zoom dan kamera serta kesabaran ekstra untuk mau mencoba berkali-kali (bisa karena biasa?).

 

Exposure


Untuk mendapatkan efek gerakan, kita perlu memotret dengan shutter speed yang lebih rendah dibanding biasanya. Dengan hanya mengandalkan tangan, rentang shutter antara 1/4 sampai 1/10 detik biasanya cukup, kita bisa mencoba shutter lebih lambat asal punya tripod. Set kamera di shutter priority (Tv atau S) dan cobalah beberapa setting yang berbeda sampai puas dengan hasilnya.
Shanghai Expo City
1/13 detik, f/2.8 ISO 640

 

Fokus


Kalau anda baru mulai mencoba, tetapkan sebuah subyek sebagai titik fokus di tengah frame sebagai latihan. Anda bisa menggunakan manual fokus atau menggunakan back button focusing

 

Zooming

Set lensa di posisi zoom terpanjang dan tempatkan subyek utama di tengah frame. Sambil tangan kanan memencet shutter, putarlah ring zoom sehingga focal length lensa memendek, untuk percobaan pertama, gerakkan ring zoom secara lembut. Kita tidak harus memuta ring sampai habis. Pada percobaan berikutnya, silahkan gerakkan dengan cepat (namun sestabil mungkin). Lihat perbedaan hasilnya? mana yang lebih anda sukai?
Zoom
1/10, f/22 ISO 100

 

Peralatan Ekstra

Kalau anda memiliki tripod, alat ini adalah bisa dipakai untuk menstabilkan bagian tajam foto sehingga garis yang blur namun bentuknya masih lurus. Dengan tripod kita juga bisa mencoba teknik zoom burst di malam hari saat memotret dengan tangan hampir mustahil.

Sumber : Belfot

5 Cara Mengasah Kemampuan Komposisi Dalam Fotografi

Standard

 Mata yang jeli terhadap komposisi adalah salah satu modal terpenting yang bisa membedakan fotografer biasa dengan mereka yang luar biasa. Salah satu cara paling ampuh yang bisa kita lakukan untuk mengasah kemampuan komposisi tadi adalah dengan melakukan satu hal yang sama sampai fasih baru beranjak ke hal yang lain.

 Perulangan memang bisa membosankan, tapi yang sering dikatakan oleh orang tua kita, bahwa practice makes perfect, memang benar. Tanyalah kepada mereka yang sedang mengasah skill menguasai piano, baru setelah mahir fingering lalu mereka beranjak ke skill yang lain.


Berikut ini 5 contoh praktis yang bisa anda mulai detik ini juga:

 

1. Gunakan Hanya Satu Lensa

Panjang focal lensa sangat berpengaruh pada bagaimana sebuah foto tampak secara visual . Dan cara terbaik untuk memahami sebuah lensa dan bagaimana dia akan mewujudkan visi foto kita adalah dengan memaksakan diri memakai lensa tersebut dalam periode waktu yang cukup.
Idealnya, cukup gunakan 1 lensa prime selama sebulan misalnya. Kalaupun anda hanya punya lensa zoom, kunci-lah (atau selotip) lensa tersebut pada satu panjang focal.

Petani lebar
Petani tele
Objek sama, setting sama, namun foto yang dihasilkan lensa lebar 24mm (atas) secara visual sangat berbeda dengan foto bawah (lensa tele 130mm).

Punya banyak lensa memang menguntungkan, namun kita jadi cenderung gampang gonta-ganti lensa tanpa kenal dan paham dengan sifat masing-masing lensa. Sementara ini jangan gonta-ganti lensa, gonta-ganti pacar saja (…plakkk).

2. Belajar Membuat Foto Hitam Putih

Meskipun warna juga merupakan elemen komposisi, seringkali warna terlalu mendominasi foto. Elemen lain seperti garis, pola, dan lainnya menjadi kabur dan susah di apresiasi. Singkirkan elemen warna dari foto dan kita akan “dipaksa” untuk menyusun foto dengan lebih hati-hati agar foto tetap tampak bagus.

Jembatan hitam

Dan sekali kita menyadari harus memanfaatkan elemen lain selain warna (garis, tekstur, pola dll) , makin jeli mata kita mencari elemen-elemen komposisi tadi.

 

3. Mencari Pola Berulang

 

Merak

Pola/pattern secara gampang bisa diartikan sebagai pengulangan. Pengulangan disini bisa jadi adalah pengulangan bentuk, garis, warna, benda atau objek, dan pengulangan-nya dalam format yang teratur.

4. Mencari Garis

 

5761400709 83fc06d7e5 b

Dalam foto, garis lurus yang terentang dari satu sisi foto ke sisi yang lain memberi rasa rasa aman. Sementara garis diagonal memberi kesan dinamis. Kurva, garis lengkung, memberi kesan dinamis, anggun dan luwes, serta kemungkinan besar, seksi.
Dalam foto landscape, kita sering melihat gabungan serasi antara garis lurus dan garis lengkung sehingga memberi kesan landscape yang anggun dan megah sekaligus.

 

5. Ruang Negatif

 

Ruang negatif

Ruang negatif kerap dimanfaatkan oleh fotografer untuk memperkuat objek utama. Luas dan sepi-nya ruang negatif membuat mata kita bisa ter-fokus pada objek utama yang jadi menonjol meski ukurannya kecil. Dengan memperkuat objek utama, sebuah foto menjadi lebih mudah dicerna dan dinikmati.
Selamat mencoba. Lakukan masing-masing langkah di atas satu persatu. Kuasai satu hal, baru beralih ke yang lain.

Sumber : belvot